Monev BRMP Papua Bersama Loka BRMP Papua Tengah
*Tim Monev Kementan Sisir Nabire, Cek Perbenihan Padi hingga Progres Tanam*
Nabire — Selama tiga hari, 4–6 Agustus 2026, Dr. Batsesba Tiro, MP dan Yuliana Monika, SE dari Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Papua melakukan monitoring dan evaluasi di Nabire. Fokus utamanya adalah Kegiatan Perbenihan Padi Kelas SS berkapasitas 4 ton, sekaligus melihat sejauh mana Kegiatan Pendampingan Strategis Kementerian Pertanian berjalan dalam mendorong Luas Tambah Tanam (LTT) Padi di Papua Tengah. Tim tidak hanya memeriksa data di kantor, tapi menyambangi langsung area penampungan benih sumber milik petani kooperator.
Dari hasil pemeriksaan, ada dua catatan evaluasi yang disampaikan tim. Pertama, kebersihan benih sumber perlu lebih diperhatikan sebelum masuk tahap packing dan processing, karena berpengaruh langsung pada mutu benih yang sampai ke petani. Kedua, strategi peningkatan LTT Padi perlu segera disiapkan begitu persoalan kekeringan dan irigasi di sejumlah wilayah selesai ditangani, mengingat kedua hal ini saling terkait dalam menentukan keberhasilan tanam.
Lokasi yang dikunjungi adalah area penampungan benih sumber milik Sulisno, petani kooperator dari Kelompok Tani Bahagia, Kampung Bumi Raya, Distrik Nabire Barat, tempat proses pembersihan dan pengemasan benih berlangsung. Rangkaian monev ini juga diisi dengan pertemuan bersama Kepala Loka BRMP Papua Tengah, Merlin K. Rumbarar, untuk mencocokkan temuan lapangan dengan data dan capaian program yang sudah berjalan, sekaligus menyusun langkah tindak lanjut untuk perbaikan program perbenihan dan percepatan tanam padi di Papua Tengah