Benih Padi PM-AAS Tiba di Nabire, Siap Dukung Pengembangan Pertanian Modern Papua Tengah
Nabire – Benih padi bantuan pemerintah untuk kegiatan Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL) Program Pertanian Modern melalui kegiatan PM-AAS (Pertanian Modern–Advanced Agricultural System) telah tiba di Kabupaten Nabire, Papua Tengah. PM-AAS merupakan pendekatan pengembangan pertanian modern yang mendorong penerapan teknologi dan inovasi pertanian secara terintegrasi, mulai dari proses budidaya hingga peningkatan produktivitas dan efisiensi usaha tani.
Proses penurunan dan penanganan bantuan benih dari ekspedisi berlangsung selama dua hari dengan pengawalan dari BRMP Papua Tengah, Dinas Pertanian Kabupaten Nabire, serta para penyuluh pertanian. Benih yang diperuntukkan bagi penerima CPCL kegiatan PM-AAS di Papua Tengah tersebut tiba terlebih dahulu di Nabire sebelum selanjutnya disalurkan ke wilayah sasaran.
Adapun benih yang diterima terdiri atas varietas Inpari 32 HDB sebanyak 6.790 kilogram dan Ciherang sebanyak 26.530 kilogram. Untuk menjaga mutu dan kualitas benih sebelum proses penyaluran, seluruh bantuan sementara disimpan di Gudang Unit Pelaksana Teknis Daerah Balai Benih Utama (UPTD-BBU) Bumi Raya.
Selanjutnya, bantuan benih tersebut akan disalurkan kepada petani penerima di Distrik Nabire Barat dan Distrik Makimi untuk mendukung target pengembangan PM-AAS seluas 576 hektare. Melalui dukungan benih unggul dan penerapan sistem pertanian modern, kegiatan PM-AAS diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian, mendorong efisiensi budidaya, serta memperkuat pembangunan pertanian berkelanjutan di Papua Tengah.