• Jalan Sarera Wadio, Wadio SP3 Kalibumi, Distrik Nabire Barat, Kabupaten Nabire
  • 081248343846
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • Rencana Strategis
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Kerjasama
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
    • Prosiding
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • LAYANAN
Thumb
6 dilihat       11 Agustus 2026

Rapat Koordinasi Pengembangan Sektor Perkebunan dan Peternakan Provinsi Papua Tengah

Nabire, 10 Agustus 2026 – Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Dr. H. Tumiran, S.Sos., M.AP., membuka Kegiatan Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Program Gubernur Provinsi Papua Tengah yang diselenggarakan di Hotel Carmel Nabire.

Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Papua Tengah juga menghadiri kegiatan ini yang menjadi wadah strategis dalam menyelaraskan program pembangunan daerah, khususnya sektor perkebunan dengan fokus pada pengembangan komoditas kopi sebagai salah satu komoditas unggulan daerah yang memiliki potensi ekonomi tinggi. Selain itu, dibahas pula strategi pengembangan sektor peternakan melalui program pembibitan ternak untuk meningkatkan populasi dan kualitas ternak, sehingga mampu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah.

Kehadiran BRMP Papua Tengah dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap upaya Pemerintah Provinsi Papua Tengah dalam membangun sinergi lintas sektor. Melalui koordinasi dan sinkronisasi program, diharapkan tercipta kolaborasi yang lebih kuat antara pemerintah daerah, instansi teknis, akademisi, serta para pemangku kepentingan dalam mewujudkan pembangunan pertanian yang berkelanjutan. Melalui forum ini, BRMP Papua Tengah berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam mendukung program strategis pemerintah melalui penerapan inovasi teknologi pertanian, penguatan kapasitas sumber daya manusia, serta pendampingan kepada masyarakat. Diharapkan hasil rapat koordinasi ini dapat menjadi langkah nyata dalam mempercepat pengembangan komoditas kopi dan pembibitan ternak sebagai sektor unggulan yang mampu meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Papua Tengah.

Kepala BRMP Papua Tengah, Merlin K. Rumbarar, SP.MSc juga melaksanakan diskusi santai bersama Prof. Dr. Ir. Surip Mawardi, S.U., seorang ahli peneliti, pemulia tanaman, dan tokoh sentral kopi Indonesia yang telah mendedikasikan lebih dari 30 tahun pengabdiannya di Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia (Puslitkoka) Jember. Diskusi ini membahas potensi pengembangan komoditas kopi di Kabupaten Nabire sebagai salah satu peluang untuk meningkatkan sektor perkebunan di Papua Tengah.

Dalam diskusi tersebut, Prof. Surip Mawardi menjelaskan bahwa kopi Liberika merupakan salah satu spesies kopi yang berpotensi dikembangkan di wilayah Nabire. Meskipun memiliki produktivitas yang relatif lebih rendah dibandingkan jenis kopi lainnya, kopi Liberika dinilai memiliki prospek yang baik apabila dikembangkan melalui sistem tumpang sari dengan tanaman perkebunan atau tanaman pangan lainnya. Pendekatan ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas lahan, menambah sumber pendapatan petani, serta mendorong penguatan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, Yuliana H. Rumsarwir, SP., M.Si., selaku staf BRMP Papua Tengah, turut menyampaikan informasi mengenai Calon Petani Calon Lokasi (CPCL) sebagai langkah awal dalam mendukung rencana pengembangan komoditas kopi di Kabupaten Nabire. Menurut Prof. Surip Mawardi, meskipun kopi Liberika memiliki produktivitas yang relatif lebih rendah dibandingkan jenis kopi lainnya, penerapan sistem tumpang sari dengan tanaman perkebunan atau tanaman pangan lain dapat meningkatkan produktivitas lahan, menambah pendapatan petani, serta mendukung pengembangan perkebunan kopi yang berkelanjutan di Papua Tengah.

Prev Next

- BRMP Papua Tengah


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    Panen Perdana Inpari Arumba Perkuat Pengembangan Padi Biofortifikasi di Nabire
    29 Jul 2026 - By BRMP Papua Tengah
  • Thumb
    Panen Benih Sumber Padi, BRMP Papua Tengah Perkuat Ketersediaan Benih Bermutu di Nabire
    28 Jul 2026 - By BRMP Papua Tengah
  • Thumb
    Kick Off Tanam Perdana Padi PM-AAS, Penyuluh Siap Kawal Pertanian Modern
    23 Jul 2026 - By BRMP Papua Tengah
  • Thumb
    Monitoring Jagung R1 Nusantara, Pastikan Bantuan Tepat Sasaran
    17 Jul 2026 - By BRMP Papua Tengah

tags

2026

Kontak

081248343846

[email protected]

Jalan Sarera Wadio, Kampung Wadio SP3 Kalibumi, Distrik Nabire Barat, Kabupaten Nabire

Kode Pos 98856

Website : papuatengah.brmp.pertanian.go.id

© 2026 - 2026 Loka Penerapan Modernisasi Pertanian Papua Tengah. All Right Reserved